Arian Arifin

[EVENT REPORT] Pecha Kucha Night Jakarta Vol.22 Globetrotter

‘Traveling is the only thing you buy that makes you richer’

Kutipan tersebut cukup menggambarkan ‘kekayaan’ dalam kisah-kisah 10 pembicara di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.22, Kamis (4/6) lalu. Banyak pendekatan menarik dari kegiatan traveling yang dapat menginspirasi para penggiat Pecha Kucha untuk terus memberikan makna lebih di setiap perjalanan yang akan dilakukan.

Traveling bisa menjadi sarana dalam membangun jaringan dan bertemu dengan teman-teman baru dari seluruh dunia, seperti halnya Arian Arifin yang gemar bersosialisasi dengan para musisi sambil bertukar referensi musik selagi ia mengejar konser musik di berbagai belahan dunia, ataupun pengalaman Zulfikar Fahd yang memperoleh banyak teman baru di setiap solo traveling nya, dengan bantuan aplikasi pihak ketiga seperti Couchsurfing serta Blablacar.
Berlibur sambil menghasilkan, kenapa tidak? Ada Kenny Santana yang berhasil membangun akun kurasi travel asuhannya, @KartuPos, menjadi mata pencahariannya; serta Lynda Bungasalu dengan berbagai pengalaman kerjanya di Australia selama mengambil Work Holiday Visa (WHV).
Inspirasi untuk memberi pendekatan lain pada kegiatan traveling juga dikisahkan
Nuri Arunbiarti yang menjadi seorang relawan di Nepal bulan April lalu, serta Dini Hajarrahmah, yang memberdayakan masyarakat lokal dalam bidang pariwisata melalui organisasi yang dibentuknya, Wanderlust Indonesia. Wanderlust Indonesia percaya bahwa masyarakat lokal harus mampu menjadi aktor utama dengan pembekalan keterampilan yang mumpuni.

Tidak hanya berdampak bagi sekitar, sebuah perjalanan juga mampu mengajak kita untuk menelusuri refleksi diri sebagaimana yang diceritakan Astrid Reza dalam kisah hidupnya sebagai nomaden. Berbagai tips menyiasati perjalanan wisata bersama keluarga dari pasangan Tesya Sophianti dan Rene Jayaprana; berpetualang dengan sepeda motor ala Rijal Fahmi Mohamadi serta tips menangkap momen lewat video dari Giri Prasetyo tentunya juga melengkapi keriaan para traveler yang hadir di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.22.

Berikut rangkuman dokumentasi yang berhasil kami abadikan di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.22: Globetrotter
Continue reading

2

Memperkaya Cakrawala Bersama Para Penjelajah di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.22 GLOBETROTTER

Traveling kini sudah menjadi bagian tersendiri dari gaya hidup sebagian masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal di kota besar. Pesatnya pertumbuhan ekonomi, tingginya penetrasi teknologi di masyarakat, serta semakin inovatifnya perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa perjalanan, semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses seputar traveling dan dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Kini, tujuan perjalanan yang sebelumnya dikenal mewah dan eksotis seperti Eropa atau Raja Ampat, semakin mudah untuk dijangkau oleh lebih banyak kalangan masyarakat. Teknologi juga semakin memudahkan dalam proses perencanaan perjalanan sekaligus untuk berbagi pengalaman secara online dan real-time.

Sebagai tanggapan atas tingkat antusiasme para penggiat Pecha Kucha yang tinggi akan dunia traveling, Pecha Kucha Night Jakarta Volume ke-22 mengangkat tema Globetrotter dan didedikasikan pada  sepuluh penjelajah dan penangkap momen perjalanan; yang akan membawa kita ke sebuah petualangan tentang bagaimana traveling dapat memperkaya rasa dan pengetahuan budaya mereka.

Continue reading

IMG_1251

[EVENT REPORT]: Pecha Kucha Night Jakarta Vol.21: All Things Family

“Pernahkah terpikir sebelumnya bagaimana rasanya memiliki empat orang anak, sulung semuanya?” – Liza Marielly Djaprie, Psikolog

Setiap keluarga memiliki ceritanya masing-masing dan seiring berkembangnya zaman, nilai-nilai keluarga pun semakin berkembang. Dengan demikian, kemampuan keluarga untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut dengan tetap mengedepankan ikatan kasih sayang menjadi amat penting. Ragam perwujudan ikatan kasih sayang dalam keluarga inilah yang berhasil kami angkat di Volume ke-21 Pecha Kucha Night Jakarta. Pecha Kucha edisi kali ini berhasil mengundang 11 pembicara dengan ragam cerita yang unik, mulai dari Andica Haradi, seorang produser di salah satu stasiun TV swasta yang membagikan pengalamannya menikah muda di umur 23 tahun, ada juga cerita dari Swastika Nohara, seorang penulis naskah yang telah merantau di Jakarta dari Papua sejak usia 11 tahun. Swastika mengajak hadirin bernostalgia akan minimnya teknologi pada masa itu ketika ia bercerita bagaimana ia menjaga komunikasi dengan keluarga melalui surat, wartel, dan wesel. Lain lagi dengan Hannah Al Rashid, seorang aktris berdarah campuran Bugis-Perancis yang sangat bangga dengan budayanya. Hannah mengalami masa pencarian jati diri sebagai anak blasteran, kemudian menemukan titik cerah saat ia berkenalan dengan karya-karya Pramoedya Ananta Toer, penulis senior Indonesia yang kemudian menjadi favoritnya. Continue reading

Teaser PK Vol 21.5

Rupa-Rupa Keluarga di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.21 ALL THINGS FAMILY

Pecha Kucha Night Jakarta kembali hadir! Selama empat tahun perjalanan Pecha Kucha Night Jakarta, berbagai tema seputar kreativitas telah diangkat menjadi topik. Mulai dari Visualize Jakarta, Creative Education, Museum Magnified, Potluck: All About Culinary hingga Fashion Nation di penghujung tahun lalu, di mana para pembicara berbagi kisah di balik layar industri dan bidangnya masing-masing. Adapun sebagai pembuka di tahun ini, Pecha Kucha Night Jakarta mengangkat topik ikatan kasih sayang dalam keluarga dengan menghadirkan tema All Things Family.

Keluarga sebagai lingkaran sosial yang paling kecil merupakan hulu dan fondasi awal dari perwujudan kasih sayang, keterbukaan, dan terbentuknya karakter seseorang. Seiring perkembangan zaman, nilai-nilai keluarga pun semakin berkembang. Dengan demikian, kemampuan keluarga untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut dengan tetap mengedepankan ikatan kasih sayang menjadi amat penting. Ragam perwujudan ikatan kasih sayang dalam keluarga inilah yang ingin kami angkat di Volume ke-21 Pecha Kucha Night Jakarta.

Di Pecha Kucha Jakarta, setiap pembicara akan menuangkan idenya melalui 20 slide gambar menarik dengan waktu penyampaian dibatasi hanya 20 detik per slide. Dengan demikian, setiap pembicara memiliki waktu 6 menit 40 detik untuk menyampaikan materi presentasi yang singkat, padat, dan tentunya tidak membosankan.

Continue reading

Video Presentasi Pecha Kucha Night Jakarta Vol.20 FASHION NATION

Hi Pecha Kuchers!

Kini kamu bisa mengakses 11 video presentasi para penggiat fashion yang telah berbagi pengalaman dan ilmunya di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.20 FASHION NATION beberapa waktu lalu. Siapa speaker favoritmu di edisi ini? Silakan tinggalkan opinimu di kolom komen ya :)