_MG_7847

Video Presentasi Pecha Kucha Night Jakarta Vol.19 MIXTAPE

Hi Pecha Kuchers!

Kini kamu bisa mempelajari kisi-kisi dunia musik lewat 12 presentasi dari para speaker yang hadir di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.19 MIXTAPE (23/9) lalu.
Siapa speaker favoritmu? Silakan share dan utarakan opinimu di kolom komen :)

Para Pembicara Pecha Kucha Jakarta Vol. 19

[EVENT REPORT] Pecha Kucha Night Jakarta Vol.19 MIXTAPE

Pergeseran teknologi di industri musik menyebabkan perubahan besar-besaran di proses penciptaan/reproduksi, pemasaran hingga cara orang menikmati musik. Kurang lebih hal tersebut yang diangkat Robin Malau, peraih Young International Music Entrepreneur dari British Council tahun 2006, di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.19 MIXTAPE, Selasa (23/9) lalu. Tidak hanya Robin, para pembicara lainnya adalah sosok-sosok penggiat musik yang juga menyadari bahwa diperlukan proses adaptasi sekreatif mungkin dalam melakukan pendekatan baru di industri musik. Duo Rudyanto dan Aldy Fauzal, misalnya, membentuk platform online radio dengan semangat grassroot atas ketidakpuasan mereka berdua terhadap media musik yang ada. Dwika Putra memfasilitasi para musisi akustik yang membutuhkan panggung lewat komunitas AkustikAsik. Iman Fattah, seorang sound designer, memaparkan pentingnya mengenal perbedaan makna ‘Listen‘ dan ‘Hear‘. Intan Anggita mengejar passion-nya di dunia musik menggunakan media sosial serta berhasil menghidupkan suasana lantai atas Pasar Santa yang sudah bertahun-tahun mati suri lewat toko vinyl-nya, Sub-Store. “Ketergerakan organik tidak memiliki pola khusus selain semangat yang tulus,” ujar Intan dalam salah satu slide presentasinya.
Indra Aziz, pelatih vokal profesional yang reputasinya sudah tidak diragukan lagi, menggugah para penonton yang hadir malam itu dengan mengajak mereka bernyanyi dengan iringan teknik beatbox.

Berikut rangkuman dokumentasi yang berhasil diabadikan dari Pecha Kucha Night Jakarta Vol.19:

Continue reading

PK Vol. 19 teaser 3

Mengulik Musik di Pecha Kucha Night Vol.19 MIXTAPE: Shuffling Creativity with Music

Indonesia adalah negara di mana musik mengakar dengan kuat dan sudah terbukti lewat talenta musik yang berlimpah. Selain membangun fondasi seni dan budaya, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk industri musik, tidak hanya di pasar lokal namun hingga ke tingkat regional. Kemelut ekosistem industri musik Indonesia serta pesatnya perkembangan teknologi yang mengubah wajah industri musik secara global tidak mematahkan semangat roda pergerakan musik lokal untuk terus bergulir. Hal ini terbukti dengan lahirnya berbagai inisiatif, kontribusi dan kreativitas yang mengekspresikan kecintaan terhadap musik, baik yang dilakukan secara individu maupun kolektif. Edisi khusus musik di Pecha Kucha Night Jakarta kali ini akan menampilkan semangat para penggiat musik dari berbagai perspektif baik itu dari pelaku seni, pengamat industri, edukator, serta unsur pendukung seperti manajemen, label, radio, hingga penggemar; yang diharapkan akan menginspirasi masyarakat untuk membangun interaksi dan turut berkontribusi dalam memajukan industri musik lokal. PK Vol 19 MIXTAPE poster

List of Speakers:
1. Rudyanto & Aldy Fauzal – (Berisik Radio)
2. Yulius Iskandar (Bottlesmoker Manager)
3. Anitha Silvia (Indonesian Netlabel Union)
4. Indra Aziz (VokalPlus)
5. Dwika Putra (AkustikAsik)
6. Ananda Suryo & Herald Reynaldo (Sounds From the Corner)
7. Sarah Glandosch (IVY League Music)
8. Hendry Halim (GitarisINA community)
9. Iman Fattah (Sound Designer & Music Producer)
10. Intan Anggita (Music Writer/Activist, Sub-Store owner)
11. Robin Malau (Musikator)
12. Muhammad Amrullah (KojekRapBetawi)

Selasa, 23 September 2014 | 7.00-9.30 PM
Es Teler 77 Adityawarman
Jl. Aditywarman No. 61, Jakarta Selatan
GRATIS dan terbuka untuk umum

Follow @pechakuchajkt untuk info terbaru!

DSC_0331.1

Video Presentasi Pecha Kucha Night Jakarta Vol.18 POTLUCK

Hi Pecha Kuchers!

Melewatkan keriaan di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.18 POTLUCK pertengahan Juni lalu namun ingin tahu lebih banyak tentang presentasi yang dihadirkan malam itu? Video presentasi dari 12 speaker sudah bisa ditonton di playlist berikut!

DSC_0284.1

[EVENT REPORT] Pecha Kucha Night Jakarta Vol.18 POTLUCK

Mengutip Sheila Timothy, “Makanan adalah itikad baik untuk bertemu.”. Ungkapan tersebut kurang lebih menggambarkan suasana pada Pecha Kucha Night Jakarta Vol.18 pada Selasa (24/6) malam, di mana sekitar 115 orang lebih berkumpul di Es Teler 77 Adityawarman untuk menyaksikan 12 penggiat kuliner berbagi cerita rasa. Bukan hanya kisah dari mereka yang berkutat di dapur, namun aspek lain dari dunia kuliner seperti sejarah, gizi, dan ketahanan pangan turut memperkaya khazanah referensi atas makanan dan serba-serbinya.
Continue reading

PK Vol.18 - Poster Final

Ragam Rasa di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.18 POTLUCK: All About Culinary Delights

Sebuah pepatah lama mengatakan “Kita adalah apa yang kita makan”. Hal ini menggambarkan bagaimana kuliner adalah refleksi dari masyarakat Indonesia, yang dengan lebih dari 17.000 pulau dan 490 kelompok etnisnya menjadi surga keberagaman citarasa, mulai dari hidangan gourmet hingga masakan rumahan. Studi kuliner juga memiliki aspek multidimensional seperti seni, ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi pertanian, kesehatan / kesejahteraan dan keberlanjutan. Hal ini didukung pula dengan semakin banyaknya komunitas/gerakan yang peduli terhadap industri pangan/kuliner, yang menunjukkan bahwa kuliner tidak lagi dilihat sekedar sebagai kebutuhan pokok, namun telah berkembang menjadi sebuah gaya hidup.

Edisi khusus kuliner di Pecha Kucha Night Jakarta kali ini diharapkan dapat menampilkan antusiasme para penggiat kuliner, sehingga dapat menginspirasi masyarakat untuk merangkul, mengeksplorasi, serta membangun interaksi yang menarik seputar industri dan seni kuliner, serta kaitannya dengan budaya.

PK Vol.18 - Poster Final

 

Continue reading

20140411_204850

Video Presentasi Pecha Kucha Jakarta Vol.17 MUSEUM, MAGNIFIED (Part 2)

Bagian kedua video presentasi dari 6 speaker Pecha Kucha Jakarta Vol.17 MUSEUM, MAGNIFIED bisa disaksikan sini:

 Norviadi Setio Husodo – Open Air Museum Kota Tua

Aruma Sistha – ART1 Museum (Museum Mon Decor)

Mis Ari – Museum Tekstil

Sumardi – Museum Wayang

Hasti Adiani Dwiputranti – Museum Bank Indonesia

Harry Darsono – Museum Harry Darsono