Pecha Kucha Jakarta Vol.16: STORYTELLING

Gianti Giadi

GIANTI GIADI (@gi9y) – GIGI Art of Dance

Gianti adalah Artistic Director di GIGI Art of Dance & Gigi Foundation, sekolah tari yang ia dirikan. Ia juga mengajar paruh waktu di Lasalle College of the Art, Singapura dan RAD Ballet dimana ia mengajar CTSD Modern Jazz & Contemporary, tari tradisional Indonesia,  tari India Barathanatyam, Broadway Jazz dan Hip hop. Di luar kesibukannya mengajar, Gianti adalah koreografer tetap di beberapa acara internasional seperti Miss World 2013 dan Festival Seni Indonesia di Singapura sejak 2005 hingga kini. Wanita yang terdaftar dalam Associate Artist of Maya Dance Theatre Singapore ini, telah meraih beberapa penghargaan internasional seperti “Most Promising Work” di Sprouts (Singapura, 2009) & “Most Popular Work” di Sprouts All Star (Singapore, 2011). Karyanya yang bertajuk “Kampung Bandung di Sore Hari” pernah di tampilkan di Esplanade Dans Festival 2012 yang di bawakan oleh Lasalle College of the Arts di Singapura.

Melissa Sunjaya

MELISSA SUNJAYA (@mytulisan) – Tulisan

Melissa lulus dengan nilai sempurna dari Fakultas Desain Komunikasi Visual di Art Center College of Design (California). Bersama orang tua dan suaminya, di tahun 1999-2010 ia mendirikan studio bernama Bluelounge yang merupakan studio kreatif multi-disiplin dengan spesialisasi brand strategy dan layanan konsultasi di bidang produk, furnitur, ilustrasi, grafik dan desain interaktif. Melissa menerima status O1 dari pemerintah AS di tahun 2000 – sebuah lisensi izin kerja dengan level tinggi untuk warga asing di Amerika bagi penggiat seni dengan kemampuan luar biasa di bidang tersebut. Produk-produk Bluelounge telah memperoleh paten desain dan meraih banyak penghargaan internasional, termasuk Red Dot Design Awards (Jerman), Good Design Awards (Jepang), dan International Forum Awards (Jerman). Kantor pusat Bluelounge berlokasi di Singapura dengan jangkauan distribusi di lebih dari 50 negara di dunia. Ketika kembali ke tanah air, Melissa mendirikan Tulisan, sebuah perusahaan yang didasarkan pada potensi dan keberanian orang-orang yang menginspirasinya. Karya seni produk-produk Tulisan merupakan pencerminan cara-cara menghargai hidup yang digambarkan secara cermat dan dikemas  untuk berani mewujudkan mimpi  tersebut.

Ariyo Zidni copy

ARIYO ZIDNI (@aiodongeng) – Komunitas Ayo Dongeng Indonesia

Ariyo Zidni atau Mochamad Ariyo Faridh Zidni, dikenal juga dengan nama Kak Aio, adalah seorang Konsultan Perpustakaan. Seorang pustakawan dan soft skill trainer yang sangat hobi membaca dan mendongeng. Ariyo pernah mendongeng hingga ke tingkat Internasional mewakili Indonesia di PINKS Malaysia (Penang International Kids and Storytelling Festival) dan Tell a Story Day di Kuala Lumpur Malaysia.

Selain kerap diundang sebagai dosen tamu di berbagai kampus, proyek utama Ariyo adalah mengadakan pelatihan dongeng untuk public speaking, komunikasi bisnis, soft skill development, hingga ia dipercaya menjadi narasumber Bengkel Sastra dari Pusat Bahasa KemenDikBud untuk kelas Apresiasi Mendongeng dan Penulisan Dongeng ke kota-kota di Indonesia. Ariyo banyak melakukan kegiatan sosial dengan mendongeng untuk kegiatan Trauma Healing Pasca Bencana seperti Tsunami Aceh; Gempa Bantul Jogja; hingga Pasca Erupsi Gunung Merapi Jogja. Sekarang Ariyo aktif di dua komunitas yang didirikannya, yaitu Ayo Dongeng Indonesia dan Reading Bugs Indonesia. Bulan Oktober lalu, Ariyo baru saja menyelenggarakan Festival Dongeng Indonesia 2013. Tahun 2014, Ariyo akan bersiap-siap untuk menghadiri Festival Dongeng di beberapa negara di Asia dan membuat Festival Dongeng Internasional pertama di Indonesia (www.indostoryfest.com).

 

Ade Putri

ADE PUTRI PARAMADITA (@misshotrodqueen) – Aku Cinta Masakan Indonesia

Ade Putri pertama kali menyadari ia lebih senang menulis tentang kuliner sejak ia masih menulis lepas untuk majalah The Beat dan bekerja di MTV Trax di tahun 2004. Wanita yang memiliki jargon “Music is my business. Culinary is my passion” ini bergabung dengan 97.9 FeMale Radio dimana ia mendapatkan julukan sebagai “foodtective”; alias detektif makanan saat memegang Spot Food For Fun, salah satu show dengan rating terbaik di radio tersebut. Ade Putri sudah tercatat sebagai penulis di musickita.com sejak pertengahan 2000. Blognya yang mayoritas berisi tentang tempat kuliner banyak disadur oleh Free Magazine sebagai bahan tulisan. Aktif sebagai kontributor artikel boga untuk beberapa media cetak nasional dan kerap diundang sebagai host acara dengan tema kuliner, saat ini Ade tercatat sebagai salah satu pengurus ACMI (Aku Cinta Masakan Indonesia); sebuah gerakan untuk mempromosikan masakan Indonesia, yang digagas oleh Santhi H. Serad & William Wongso.

 

One Zhan

ONE ZHAN (@onezhan) – One ReuseArt

Pria yang konsisten dengan Reuse Art-nya ini, membuat karyanya dengan mengusung seni pop urban dan kreasi segar dengan melukis di ragam media dari bahan bekas. One menjual karya-karyanya dengan metode DIY (Do It Yourself) dari satu pasar seni ke pasar seni lainnya. Selain itu, One juga menjual gambar/lukisan bertema sosial yang hasilnya disumbangkan kepada masyarakat kurang mampu untuk membantu biaya makan keseharian. Sesuai prinsip ”Empty Belly Hears Nobody” One percaya bahwa bisa makan adalah suatu anugerah. One Zhan pernah mengeyam pendidikan di sastra dan seni rupa. Latar belakang ini kemudian mempengaruhi karyanya dimana visual yang dilukis bermuatan kisah puitis dan kerap berpesan sosial. Karya Reuse Art One dapat dilihat di (http://onereuse.blogspot.com/) dan http://artforhunger.blogspot.com/ untuk karya-karya sosialnya.

Salman Aristo

 SALMAN ARISTO (@salmanaristo) – PlotPoint Kreatif

Salman Aristo adalah produser, sutradara dan penulis skenario layar lebar dengan raupan penonton yang signifikan. Empat film yang ditulisnya: Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Cinta, Sang Pemimpi dan Garuda di Dadaku masih bertengger di sepuluh besar film Indonesia terlaris sejak 2007. Passion-nya juga mengajar. Selain menjadi dosen, dia juga mengajar penulisan skenario di PlotPoint Kreatif: Workshop & Publishing yang didirikan oleh istrinya (yang juga penulis skenario), Gina S. Noer, serta dua rekannya.

SkinnyIndonesia24

ANDOVI DA LOPEZ & JOVIAL DA LOPEZ (@SkinnyID24) – SkinnyIndonesian24

Mereka adalah duo artis YouTube Indonesia yang dikenal publik sebagai skinnyindonesian24. Jovial da Lopez (si kakak) baru saja menyelesaikan pendidikannya di  Fakultas Fisika Nuklir Universitas Indonesia dan Andovi da Lopez (si adik) masih duduk di semester tiga Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Keduanya menyukai hiburan, membuat orang berpikir dan menentang nilai-nilai kehidupan.  Setelah sempat tinggal di luar negeri seperti Norwegia, Denmark dan India, kini kedua saudara itu kembali ke Indonesia dan mereka beranggapan bahwa komedi di negara ini terlalu kasar sehingga mereka mencoba untuk menampilkan sesuatu yang berbeda melalui skinnyindonesian24.

Sweta Kartika

SWETA KARTIKA (@swetakartika) – Comic Artist

Pria kelahiran Lamongan pada 20 Desember 1985 ini sudah menyukai hal-hal terkait desain dan ilustrasi sejak kecil. Ketertarikannya ini berkembang terutama saat menempuh pendidikan formal desain grafis dan ilustrasi di Institut Teknologi Bandung – Fakultas Seni Rupa dan Desain, jurusan S1 Desain Komunikasi Visual (2004-2008), serta program Magister S2 Desain – Digital Media (2011-2013). Bersama ketiga temannya, Sweta mendirikan sebuah studio ilustrasi dan desain yang memusatkan karya berbasis desain visual tradisi Nusantara, bernama Wanara Studio pada tahun 2010. Beberapa komik hasil karya Sweta antara lain The Dreamcatchers (terbitan Koloni Komik, 2011), Wanara (komik online, MAKKO.co, 2011) dan Grey & Jingga (komik online, 2012).

Winaldo Artaraya

WINALDO ARTARAYA (@aldoswastia) – Komunitas BOM Cerpen

Winaldo Artaraya Swastia merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta jurusan penyutradaraan. Penerima beasiswa penuh ini berhasil lulus dengan meraih predikat Cum Laude. Ia telah menyutradarai 15 film pendek, 6 di antaranya menggunakan format seluloid 16mm, dan 9 lainnya menggunakan format digital/video. Selain bidang film, ia juga gemar menulis, terutama cerita pendek. Winaldo telah menulis puluhan cerita pendek yang sebagian besar banyak diterbitkan di situs komunitas cerpen bernama BOM Cerpen (bomcerpen.com), dimana ia  bertindak sebagai dewan.

 Pamela Halomoan

PAMELA HALOMOAN (@pamelahalomoan) – Multimedia Graphic Artist

Pamela Halomoan adalah lulusan dari Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura Fakultas Design dan Media, dengan konsentrasi penjurusan animasi. Ia menekuni karirnya sebagai animator, character designer, dan illustrator. Karyanya telah dipamerkan di beberapa negara dan kini telah berbasis di Jakarta, membuka mini studio kreatif dan produksi digital bernama PICHATA!.

 Ryan Adriandhy

RYAN ADRIANDHY (@Adriandhy) – Stand Up Comedian

Pemuda berusia 23 tahun ini sehari-harinya adalah seorang stand-up comedian sekaligus visual artist. Ia memenangkan kompetisi Stand Up Comedy Indonesia musim pertama yang diselenggarakan KOMPAS TV, sebagai juara pertama pada tahun 2011. Prestasi ini memungkinkan dirinya untuk tampil stand-up di berbagai tempat di Indonesia dan juga undangan dari luar negeri seperti Australia. Pada bulan Juni 2012, Ia menyelenggarakan one-hour show Stand-up Special  perdananya, “FROM TINY TO FUNNY” di Usmar Ismail Hall, Kuningan Jakarta. Ryan baru saja menyelesaikan tur stand-up  “Take A Closer Look” di 8 kota di  Indonesia. Saat ini, lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Bina Nusantara International ini sedang menulis film pendeknya yang rencananya akan diproduksi dan ia sutradarai tahun depan.

 

Mayumi Haryoto

MAYUMI HARYOTO (@mayumiharyoto) – Irama Nusantara

Mayumi memutuskan untuk fokus menjadi freelance illustrator sejak tahun 2006 setelah mempunyai berbagai pengalaman kerja di beberapa industri terkait seperti video game, periklanan, film dan rekaman. Sebagai tambahan untuk proyek pribadinya, hasil karya Mayumi juga pernah diterbitkan di majalah fesyen dan periklanan serta poster musik dan sampul album. Karya Mayumi sudah pernah dipamerkan di beberapa galeri seperti Vivi Yip Gallery, Ruang Rupa, dan Padi Gallery di Bandung. Ia juga beberapa kali berkolaborasi dengan sutradara Joko Anwar untuk art concept poster film Pintu Terlarang, Modus Anomali, Impetigore serta teater musikal Onrop!.

Ton Van Zeeland

Ton van Zeeland – Erasmus Huis

Ton van Zeeland menyelesaikan pendidikannya di Roman-Catholic College Tilburg jurusan ilmu bahasa dan sastra Belanda, sebelum memulai karirnya di Divisi Sejarah, Kementrian Luar Negeri. Minatnya yang tinggi terhadap sejarah mendorongnya untuk melanjutkan studi tentang sejarah di Leiden University, termasuk hubungan internasional dan administrasi pemerintahan.

Pada tahun 2001, beliau beranjak untuk terlibat dalam hal-hal yang berhubungan dengan kebudayaan. Minat beliau terhadap budaya turut mendukung aktivitas kerjanya sebagai direktur teater dan galeri “Erasmus Huis” serta Kepala Hubungan Diplomatik dan Budaya Kedutaan Belanda di Jakarta. Beliau pernah menjabat menjadi atase budaya di Berlin (Jerman) kemudian karir beliau dilanjutkan dengan menjadi Kepala Konsulat Jenderal di Ho Chi Minh City (Vietnam) dan menjabat posisi serupa di Guangzhou (Cina).

Ton van Zeeland telah menulis dan menyunting beberapa buku mengenai sastra, sejarah serta resensi buku untuk koran nasional di Belanda. Selain sejarah, Ton van Zeeland juga senang dengan karya seni berkualitas tinggi yang sudah di koleksinya sejak selama bertahun-tahun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s