Pecha Kucha Jakarta Vol. 13: CREATION – Creative Education

Farand Setiawan – Jakarta Culinary Center 

Sejak 2011, Farand Setiawan berprofesi sebagai staf promosi & desain di Jakarta Culinary Center, sebuah institusi pendidikan kuliner yang berdiri sejak tahun 2005 dan telah memiliki beberapa cabang di antaranya di Senayan, Sudirman, Mal Ciputra, Mal Artha Gading, dan Mal Alam Sutera.

Beberapa pencapaian yang didapat melalui para siswa Jakarta Culinary Center, antara lain penghargaan dari kompetisi “The Chef Indonesia”; Juara 1 dalam kompetisi “Korean Food Cooking”; medali emas, perak dan perunggu dalam Salon D’culinaire; medali emas di “Junior Cook Competition” yang diadakan oleh Indonesian Chef Association; serta juara 1 di “Cake Decoration Contest” yang diadakan oleh Indonesian Bakery Association.

Anandita Puspitasari – Acer Guraru 

Anandita Puspitasari merupakan Sarjana Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, IPB. Alumnus International Visitor Leadership Program (IVLP) di New Media Jurnalisme, Amerika Serikat ini sekarang bekerja sebagai Spesialis Komunikasi Digital untuk Acer Indonesia.

Ia menjadi penerima Microsoft Bloggership Award yang diselenggarakan oleh Microsoft Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 2008.. Pada bulan Maret 2010, blog nonadita.com terpilih sebagai satu dari 11 nominasi The BOBs Award 2010, Deutsche Welle (Germany) kategori Blog Berbahasa Indonesia Terbaik.

Wijaya Kusumah – Ikatan Guru Indonesia

Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP Jakarta pada Jurusan Teknik Elektro (1990-1994) dan pendidikan S2 pada Program Studi Teknologi Pendidikan (TP) Pascasarjana UNJ (2007-2010), serta akan melanjutkan pendidikan ke S3 Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNJ.

Sejak 1992 ia berkarier sebagai pengajar bidang studi TIK di SMP Labschool Jakarta. Di sela-sela aktivitasnya, ia juga menjadi Kepala Humas Ikatan Pengembang Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) Pusat, Penulis Teraktif Kompasiana.com, Penasehat Komunitas Blogger Bekasi, Penasehat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi, Konsultan pendidikan di beberapa sekolah swasta, dan Pembina Redaksi majalahGema SMP Labschool Jakarta.

Lita Mariana

Lita Mariana (@litaaja., http://litamariana.com)  berusia awal 30-an dan ibu dari dua anak laki-laki. Ia berkenalan dengan dunia mengajar saat SMA, mulai belajar ‘mengajar’ saat membantu adik kelas belajar kimia. Ia kuliah di Teknik Kimia ITB (walaupun tadinya ingin IKIP) lalu diminta untuk mengajar alma maternya setelah dua tahun menjadi full-time blogger mom.

Cinta lama bersemi kembali ketika ia mengajar Advanced-level Chemistry (kurikulum dari Cambridge University) dan baru mengerti mengapa dulu selama sekolah tidak memahami kimia walaupun sangat suka. Ia mengajar kelas internasional selama empay tahun, di kelas RSBI 1,5 tahun, kemudian mengundurkan diri Desember 2012. Saat ini ia mengajar di bimbel Alevel Learning Institute dan privat.

 

Dewi Soegiarto Andriansyah – Steps Dance Academy

Dewi Soegiarto Andriansyah menerima BS dalam bidang Marketing di Babson College, Boston USA. Menari merupakan passionnya sejak berusia 8. Pada tahun 1999 ia dianugerahi Penghargaan Dana Hall School Dance untuk penari muda yang menjanjikan, penari paling berdedikasi, dan koreografer. Pada tahun 1999 – 2003, ia menjadi anggota dari Ensemble Tari Babson. Pada tahun 2002 – 2005 ia bergabung dengan Boston Ballet School.

Tari selalu menjadi bagian dari kehidupan Dewi. Pada bulan Juni 2012, berkat passion dan kerja keras, Steps Dance Academy lahir dengan program yang kuat dan bertujuan untuk menjadi sekolah tari yang penuh inovasi da tempat untuk berbagi cinta dan passion di dunia tari untuk para siswanya.

 

Allan D. Santiago – London School of Public Relations

Allan D. Santiago adalah Dekan Komunikasi Massa, Periklanan dan Pertunjukan Seni Komunikasi di London School of Public Relations – Jakarta. Dia pernah bekerja di berbagai industri dari fashion marketing, komunikasi farmasi, perbankan investasi, financial leasing, dan saat ini di bidang pendidikan tinggi.

Lebih dari 10 tahun menjadi konsultan dan bekerja di beberapa perusahaan yang masuk dalam Top 100 global comapnies di New York dan Jakarta, ia memiliki  wawasan yang unik dan pemahaman bisnis tanpa batas, serta mengerti pentingnya komunikasi kreatif.

Agatha Ardhiati

Agatha Ardhiati, dikenal juga sebagai mbakDos. Tahun 2005 ia lulus S1 sebagai Sarjana Psikologi dari Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya, tahun 2009 lulus S2-Profesi sebagai Psikolog Klinis dari Universitas Indonesia.

Saat ini, ia adalah full-timer sebagai dosen di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya dengan keahlian di bidang Pengukuran Psikologis. Ia juga freelancer dalam profesi sebagai konsultan dalam bidang Metode Penelitian dan Konstruksi Alat Ukur (Psikologis), sebagai psikolog, dan kontributor majalah populer. Ia pernah berprofesi sebagai copywriter dan masih tetap senang menulis.

Corinus Suruan – Institut Pertambangan Nemangkawi

Arland  Suruan bekerja sebagai Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Section External Outreach. Ia telah bekerja selama 8 tahun dengan departemen sebelumnya adalah QMS dan HRD PT Freeport Indonesia. Pengalaman sebelumnya  adalah bekerja di bagian pengembangan SDM  dan setelah itu barulan  bergabung dengan  Corcom. Ia berasal dari Papua dengan kota domisili Nabire, salah satu kota yang terletak di Teluk Cenderawasih Papua.

Doddy A Matondang – Coffee Institute

Doddy adalah alumni teknik Mesin Universitas Trisakti dan program magister komunikasi London School of Public Relations Jakarta. Abang Jakarta tahun 2008 ini pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Abang None Jakarta (IANTA) dan sekarang mengabdi di 2 Organisasi Profesi, Ikatan Duta Budaya dan Pariwisata Indonesia (IDBUDPARINDO) dan Forum Anggota Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FAM-PII)sebagai Ketua Umum. Sebagai salah satu co – founder dari Coffee Institute, Doddy juga aktif mengisi seminar dan pelatihan melalui gerakan Optimisme dan teman – teman komunitas lain.

Agus Sampurno (Guru Kreatif)

Agus Sampurno adalah guru sekolah dasar yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman selama 10 tahun lebih di sekolah internasional. Guru yang lahir di jakarta 7 april 1975 ini bangga menjadi guru indonesia dan percaya bahwa guru profesional adalah agen perubahan bangsa. Ia aktif memberi inspirasi bagi guru rekan sesama guru lewat workshop dan seminar

Totok A. Soefijanto – Universitas Paramadina

Totok Soefijanto, Ed.D menjabat sebagai Deputy Rector for Academics and Research DI Universitas Paramadina di Jakarta. Dr. Soefijanto memegang gelar Ed.D (Doctorate of Education) untuk kurikulum dan pengajar dari Boston University dan gelar MA (Master of Arts) untuk studi Komunikasi dari Emerson College di Boston. Selama mengambil gelar doctor, ia juga bekerja sebagai peneliti di Harvard Program on Humanitarian Policy and Conflict Research di Cambridge, MA. Ia pernah menjadi jurnalis di Tempo, Editor, dan Tiras pada 1986 – 1997.

Sebelumnya beliau pernah pula menjadi seorang jurnalis pada TEMPO (1986-1987), Editor (1987-1994), dan Tiras (1995-1997). Sejumlah penghargaan pun pernah didapatkannya, di antaranya dari Bank BNI (1997-1999), Ford Foundation (1997-1999), Fulbright (1997-1999), Kelly E. Stephens Memorial Scholarship, Boston, MA (1999-2001). Kemudian, ia mengejar gelar master dan doktor di Amerika Serikat melalui beasiswa dari Fullbright Ford, ICF, dan Kelly E. Stephens Memorial.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s