PECHAKUCHA NIGHT JAKARTA VOL.29 “CAMERA LUCIDA”: BERTAHAN DI TENGAH LAUTAN IMAJI

This slideshow requires JavaScript.

Semudah menekan layar, semudah itulah kamu menjadi fotografer. Tanpa sadar, keadaan itu menciptakan sebuah kompetisi yang mengharuskan fotografer untuk mampu menunjukkan keunggulan dan keunikan masing-masing agar tetap relevan dan menonjol dalam industri fotografi masa kini.

Sadar akan fenomena tersebut, PechaKucha Night Jakarta Vol.29 “Camera Lucida” menghadirkan tujuh sosok istimewa dalam dunia fotografi. Ketujuh fotografer ternama dari berbagai genre berbeda tersebut berbagi kiat yang mereka lakukan untuk dapat relevan di ketatnya kompetisi fotografi.

Dimulai dari Jerry Aurum yang memilih melakukan pendekatan kasual dengan para subjek fotonya yang kebanyakan selebritis demi mendapatkan hasil yang personal, Tompi yang menemukan sumber ketenangan baru dalam fotografi analog selain menyanyi dan membedah pasien, Carol yang cermat mengulik sisi rapuh manusia sebagai nilai lebih yang dapat ditonjolkan.

Lain halnya dengan Rony Zakaria yang gigih mengawali karier sebagai fotografer lepas dan berani mencoba semua kesempatan hingga mengantarkan karya-karyanya ke berbagai publikasi internasional, Edy Purnomo yang mengawali kariernya di tahun 1998 yang penuh gejolak dan bertahan hingga hari ini. Ada pula Yoppy Pieter yang peka terhadap isu-isu sosial dan budaya, hingga Advan Matthew yang lebih familiar dengan seni musik namun beralih dan memilih menjadi fotografer fashion.

Mengawali penyelenggaraan PechaKucha di tahun 2017, PechaKucha Night Jakarta sedikit melakukan perombakan format acara sesuai dengan masukan dan saran yang telah dikumpulkan dari PechaKuchers. Kami mengadakan sesi tanya jawab yang memungkinkan PechaKuchers dapat bertanya langsung dan berdiskusi dengan ketujuh pembicara.

Hal ini terbukti efektif karena kami melihat antusiasme PechaKuchers tetap tinggi hingga akhir acara. Kami berharap format ini dapat menambah manfaat dan inspirasi untuk para PechaKuchers.

Terima kasih untuk para pembicara kami, PechaKuchers, rekan media dan BINUS University International. Sampai jumpa di PechaKucha Night Jakarta berikutnya!

—-

Bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan dokumentasi dari PechaKucha Night Vol 29, dapat langsung mengunjungi laman Facebook kami. Kami juga sedang mempersiapkan video presentasi dari para pembicara, dan akan memberikan update terbaru saat sudah selesai.

Advertisements

Lebih Dari Sekedar #Throwback

24hrs_of_photos

24 Hrs in Photos – image courtesy of KesselsKramer

Pada tahun 2011 Erik Kessels mengadakan sebuah pameran di FOAM, sebuah museum fotografi di Belanda, di pameran itu Erik mencetak seluruh foto yang diunggah ke situs Flickr pada satu hari. Terdapat lebih dari satu juta foto yang sengaja diletakkannya secara acak sehingga memenuhi lantai dan atap museum tersebut, sehingga seorang anak dapat berenang di dalamnya. Enam tahun kemudian, perkembangan teknologi meningkatkan tak hanya jumlah foto yang dihasilkan tetapi juga para fotografer. Fotografi kini bukan lagi sekadar hobi, ia menjadi bahasa dan-meminjam kata-kata dari film Arrival-kadang ia menjadi senjata. Fotografer pun tidak tidak lagi diharuskan memiliki kamera ataupun peralatan mahal untuk menghasilkan foto yang menarik.

Salah satu ruang yang digunakan untuk para fotografer untuk memamerkan karyanya adalah media sosial. Kini orang dapat dengan mudahnya mengunggah hasil karya atau swafoto mereka dan mendapat ribuan apresiasi, tanpa harus bersusah payah menggelar pameran. Caption pun berganti menjadi tagar atau lirik lagu. Akan tetapi, di antara kepungan imaji tersebut ada beberapa orang yang mampu menghasilkan karya yang relevan dan menonjol di tengah kompetisi yang semakin ketat.

PechaKucha Night Jakarta Vol.29 Camera Lucida yang berkolaborasi dengan BINUS University International selaku venue facilitator akan menghadirkan enam fotografer dari beragam latar belakang untuk berbagi pengalaman, inspirasi dan usaha yang mereka lakukan agar dapat tetap dapat menghasilkan karya yang dapat berbicara.

Beberapa fotografer yang akan hadir di acara ini adalah:

  • Jerry Aurum yang sudah dikenal dalam dunia fotografi komersil
  • Tompi, dokter dan musisi yang mendalami fotografi analog
  • Rony Zakaria seorang fotografer dokumenter yang karyanya merekam hubungan antara manusia dan alam
  • Carol Kuntjoro yang cermat menangkap dan mengekspresikan emosi
  • Advan Matthew yang terpapar seni musik sedari muda, tetapi memutuskan untuk menjadi fotografer fashion
  • Edy Purnomo yang telah berkarya sebagai fotografer dokumenter selama hampir dua dekade
  • Yoppy Pieter, fotografer dokumenter yang juga membuka kelas untuk mendidik talenta muda

Selain menghadirkan para pembicara tersebut PechaKucha Night Jakarta pun mengalami perubahan susunan acara. Selepas presentasi dari para presenter kami memberikan ruang untuk tanya jawab , sehingga para diskusi dapat terbangun. Selain itu kami juga memberikan ruang untuk berjejaring yang lebih lama sehingga terbangun jejaring yang kuat diantara PechaKuchers sekalian.

PechaKucha Night Jakarta Vol. 29 Camera Lucida akan diadakan pada:

Hari/tanggal : Rabu, 12 April 2017
Tempat : BINUS University International Auditorium, fX Mall lantai 6 
Pukul : 18:00 – 21:00

Acara ini GRATIS dan terbuka untuk umum. Untuk RSVP anda bisa melakukannya di tautan ini.

Follow Twitter @pechakuchajkt atau bergabung dengan  Facebook Group PechaKucha Jakarta untuk info terbaru!