IMG_1251

[EVENT REPORT]: Pecha Kucha Night Jakarta Vol.21: All Things Family

“Pernahkah terpikir sebelumnya bagaimana rasanya memiliki empat orang anak, sulung semuanya?” – Liza Marielly Djaprie, Psikolog

Setiap keluarga memiliki ceritanya masing-masing dan seiring berkembangnya zaman, nilai-nilai keluarga pun semakin berkembang. Dengan demikian, kemampuan keluarga untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut dengan tetap mengedepankan ikatan kasih sayang menjadi amat penting. Ragam perwujudan ikatan kasih sayang dalam keluarga inilah yang berhasil kami angkat di Volume ke-21 Pecha Kucha Night Jakarta. Pecha Kucha edisi kali ini berhasil mengundang 11 pembicara dengan ragam cerita yang unik, mulai dari Andica Haradi, seorang produser di salah satu stasiun TV swasta yang membagikan pengalamannya menikah muda di umur 23 tahun, ada juga cerita dari Swastika Nohara, seorang penulis naskah yang telah merantau di Jakarta dari Papua sejak usia 11 tahun. Swastika mengajak hadirin bernostalgia akan minimnya teknologi pada masa itu ketika ia bercerita bagaimana ia menjaga komunikasi dengan keluarga melalui surat, wartel, dan wesel. Lain lagi dengan Hannah Al Rashid, seorang aktris berdarah campuran Bugis-Perancis yang sangat bangga dengan budayanya. Hannah mengalami masa pencarian jati diri sebagai anak blasteran, kemudian menemukan titik cerah saat ia berkenalan dengan karya-karya Pramoedya Ananta Toer, penulis senior Indonesia yang kemudian menjadi favoritnya. Psikolog Liza Marielly Djaprie pun turut hadir untuk menceritakan pengalamannya mengenai blended family, dimana ia menjadi ibu untuk empat orang anak dari tiga suami yang berbeda. Walau keluarganya acapkali dipandang tidak lazim, namun Liza membuktikan melalui rasa percaya dan cinta, keluarga ‘besar’nya ini justru menjadi hartanya yang tak ternilai. Pecha Kucha Night Jakart Vol.21 pun juga ditutup dengan 2 kisah inspirasional yang dibagikan oleh Fajar Jasmin beserta istri, yang menggarisbawahi pada keteguhan cinta kasih dan komunikasi dalam keluarga mampu mengalahkan tantangan terberat saat Fajar divonis mengidap virus HIV. Kisah lainnya juga datang dari Rara Rizal, seorang penerjemah yang untuk pertama kalinya secara terbuka menceritakan pengalamannya ketika ia memutuskan memberitahu mengenai orientasi seksualnya kepada keluarganya yang tergolong konservatif. Itulah beberapa kisah inspiratif yang diangkat di Pecha Kucha Night Jakarta Volume 21 edisi khusus keluarga. Diharapkan beragam kisah seputar tantangan dan perbedaan yang ada dalam keluarga ini dapat memberikan perspektif baru bagi kita semua mengenai bagaimana tetap menjaga jalinan komunikasi dan kasih sayang antar anggota keluarga. Berikut rangkuman dokumentasi yang berhasil kami abadikan di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.21: All Things Family

IMG_1012 IMG_1056 IMG_1135 IMG_1209 IMG_1251 IMG_1326 IMG_1351 Untuk melihat dokumentasi dan presentasi semua pembicara selengkapnya, anda bisa kunjungi Facebook Group Pecha Kucha Jakarta  Terima kasih kepada para presenter dan hadirin yang sudah hadir di Pecha Kucha Night Jakarta Vol.21 ALL THINGS FAMILY. Terima kasih kepada Es Teler 77 atas kolaborasinya sebagai penyedia venue Pecha Kucha Night Jakarta Vol.21 kali ini dan juga kepada Steak Holycow by Chef Afit atas dukungannya. Nantikan event Pecha Kucha Night Jakarta selanjutnya! Follow @pechakuchajkt untuk info terkini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s