Pemuda itu tidak hanya besar jumlahnya, tapi juga ide dan inovasinya

Kalimat yang disampaikan Iman Usman, Co-Founder dan Presiden dari Indonesian Future Leaders (IFL) dalam presentasinya, tepat sekali menggambarkan profil pribadi dan organisasi pembicara-pembicara Pecha Kucha Volume 8 bertema “Young@Heart” yang berlangsung Selasa malam (26/4). Duabelas pembicara hadir dengan passion yang beragam, mulai dari fashion, politik, bisnis, hingga lingkungan hidup.

Dihadapan lebih dari 200 orang yang memenuhi Restoran Es Teler 77 Adityawarman, keduabelas pembicara, terdiri dari Ika Rahmayutari (AIESEC Indonesia), Anang Pradipta (Gantibaju.Com), Mohammad Fahmi (Young Entrepreneurs Start-up), Stevenlie Satryaputra (Pemenang the 8th International Trust Danone Business Competition), Theresia Alit Widyasari (Bloop Endorse), Natalia Rialucky (Model United Nations Indonesia), Jasmine Sagita (UNESCO Youth Desk Indonesia), Iman Usman (Indonesian Future Leaders), Nike Prima Dewi (Adalah Kita), Raymond Malvin (Kopi Keliling), Veronica Koman (Action Agent untuk DeforestAction), dan Adrian Danar (Suara Pemuda Anti Korupsi), tidak mampu menahan tamu berdecak kagum atas hal-hal hebat yang dilakukan oleh anak-anak muda Indonesia.

Sebagai contoh, Ika dari AIESEC Indonesia sebagai pembicara pertama. Dalam usia yang sangat muda yaitu 22 tahun, ia kini menjadi presiden sebuah organisasi mahasiswa global independen non-profit yang ada di lebih dari 110 negara dengan lebih dari 50.000 anggota. Di Indonesia, AIESEC berada di 6 kota dan di beberapa universitas ternama. Tujuan utama AIESEC sendiri adalah untuk mendorong mahasiswa-mahasiswa memiliki peran aktif dalam perubahan dan juga melatih mahasiswa untuk menjadi pemimpin. “Soekarno bilang 1000 orangtua bisa bermimpi tapi 1 anak muda bisa menggerakkan dunia,” ujar Ika dalam kalimat pembuka presentasinya penuh semangat. Dengan begitu banyak kesempatan yang ditawarkan AIESEC bagi anggotanya untuk mendapatkan pelatihan mengenai kepemimpinan dan juga berbicara menyampaikan pendapatnya, AIESEC telah menjadi organisasi yang mencetak pemimpin-pemimpin di lingkungannya masing-masing.

Berbeda dengan Ika, Veronica Koman lebih memilih aktif berpartisipasi dalam kegiatan penyelamatan lingkungan dan menjadi guru sukarelawan bagi anak-anak jalanan. Dalam kalimat pembukanya, Veronica telah membuat kita semua terkejut. Ia mengatakan bahwa 98% potensi alam Indonesia adalah milik asing. Hal inilah yang membuat dia tergerak untuk melepaskan pekerjaan profesionalnya sebagai seorang pengacara dan turun ke jalan bersama aktivis-aktivis lain.

Pembicara terakhir yang juga tidak kalah hebatnya adalah Adrian Danar dari SPEAK atau Suara Pemuda Anti Korupsi. Dalam usianya yang baru 18 tahun, ia telah menjadi koordinator SPEAK, sebuah organisasi pemuda yang didirikan pada tanggal 2 Juli 2010 dan bertujuan memaksimalkan peran pemuda untuk melawan korupsi. Beberapa kegiatan yang dilakukan SPEAK adalah SPEAK FEST yang menampilkan beragam aktivitas yang memandu kreativitas anak muda untuk dipergunakan bagi keperluan lingkungannya, seperti workshop dan konser musik.

Sepertinya tidak terlalu muluk-muluk jika kami melihat bahwa acara kemarin malam sukses membuat anak-anak muda, secara khusus, dan tamu lainnya terinspirasi dengan segala aktivitas-aktivitas yang dimiliki oleh keduabelas pembicara. Dari tanggapan-tanggapan yang kami dapatkan setelah acara, sebagian besar menganggap bahwa mereka sangat beruntung dapat hadir di Pecha Kucha karena selain mendapatkan begitu banyak informasi penting, mereka juga dapat memperluas jaringan mereka. Nah, jika hal tersebut sudah didapat, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa memulai membuat perubahan?

2 thoughts on “Pemuda itu tidak hanya besar jumlahnya, tapi juga ide dan inovasinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s