Pecha Kucha Jakarta Vol. 12 is About to Hit The City!

Hai Pecha Kuchers!

Pecha Kucha akan kembali hadir di bulan Oktober ini! Melalui kerjasama dengan JAT (Jakarta Architechture Triennale), Pecha Kucha Vol.12 kali ini akan membahas seputar arsitektur. Sebagian besar pembiacara tentunya merupakan mereka yang berkecimpung di dunia arsitektur dan tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

 

Kali ini, Pecha Kucha akan diselenggarakan di:

Kota Kasablanka, Atrium Food Society – Ground Floor

JL. Casablanca Raya, Jakarta Selatan

Senin, 22 Oktober 2012

Pk. 18:00 WIB – Pk.21:00 WIB

 

Berikut adalah list pembicara yang akan hadir:

1. Ariko Andikabina – Arsitektur Komunitas

2. Ancella Christy – Arsitektur Hijau – Arsitektur Vernakular Indonesia

3. Imelda Akmal – Arsitektur Dunia

4. Fauzan Sudiono – Jakarta Masa Depan – Sayembara IAI Jakarta

5. Abimantra Pradana – JAT 2012

6. Anton Ismael – Jakarta Photography

7. Rully Besari – Taman-taman di Jakarta

8. Rica Ishak – Karya-Karya Desain Interior HDII Awards

9. Nadia Rinandi – Jakarta Heritage, 100 Tahun Arsitektur Modern Indonesia

10. Faiz Suprahman – Kebangkitan Arsitektur Nusantara – UNESCO Award

11. Toton Suhartanto – Bangunan Unik di Jakarta

12. Sigit Kusumawijaya – Urban Farming – Indonesia Berkebun

13. Sandi – Travelling Arsitektur

14. Steve JM – Bangunan Publik IAI Jakarta Awards

 

Penasaran atau ingin tahu lebih lanjut? Pastikan kamu hadir di Pecha Kucha Vol. 12 Archinect” dan bersiaplah untuk terinspirasi!

 

Pecha Kucha Jakarta x comiConnexions is Coming Up!

Hai Pecha Kuchers!

Pecha Kucha Jakarta is coming up! Kali ini Pecha Kucha Jakarta bekerjasama dengan Goethe Institut akan menyelenggarakan Mini Pecha Kucha Jakarta edisi komik. Goethe Institut akan menggelar Comiconnexions Festival dan Mini Pecha Kucha akan hadir saat opening night.

Mini Pecha Kucha Jakarta x comiConnexions akan berlangsung pada:
Hari/tanggal: Jumat, 7 September 2012
Waktu: 18.30 – 21.00 WIB
Tempat: GoetheHaus, JL. Sam Ratulangi 15-19, Menteng, Jakarta

List Pembicara:
1. VBI Djengotten, Is Yuniarto, Galang Tirtakusuma (Comic artists)
2. Sascha Hommer (Comic artist, Hamburg)
3. Mawil (Comic artist, Berlin)
4. Beng Rahadian (Comic artist)
5. Akademi Samali (Comic community)
6. Dimas Jayasrana (Institut Francais Indonesia)
7. Christel Mahnke (Goethe-Institut Indonesien)
Akan ada juga pameran komik, Manga & Co, Comiconnexions and Citytales! So, see you this Friday Pecha Kuchers! :)

Presentasi Pembicara di Pecha Kucha Jakarta Vol. 11 – ArtfullYours

Yasser Rizky – Typography

Aprianto Pinarso – Nirmana Awards

Enrico Halim – Patungan.net

Beng Rahadian – Akademi Samali

Haryadhi – Design and 2D Animation

Aria Rajasa – Gantibaju.com

Ari Ekotama – Kopi Keliling

Andi Rharharha – Indonesia Street Art Database

Ziad Sofyan – Design in Movie

Firman Machda – Motion by Design in 3D

Chris Lie – Caravan Studio

Wedha – WPAP

Rizki Ramadhan – Card to Post (Kartu Pos)

Darbotz – Street Artist Graffiti

In case you missed Pecha Kucha Jakarta Vol.10: Visualize Jakarta…

Hai Pecha Kuchers!

Bagi yang gak sempet hadir di Pecha Kucha Vol. 10: Visualize Jakarta, silakan disimak ya berikut hasil recap presentasi dari ke-14 pembicara yang turut berpartisipasi…

Pecha Kucha Jakarta Vol. 11: Artfully Yours

Cukup dengan alat musik tamborin dan organ yang dikombinasikan dengan efek elektronik dari laptop-nya, penampilan Iwanouz – sang musisi asal Papua langsung menyita perhatian para Pecha Kuchers yang hadir di Pecha Kucha Jakarta vol. 11 pada hari Kamis malam (10/5) di atrium fX lifestyle X’nter.

Dengan tema Artfully Yours, Pecha Kucha Jakarta yang kali ini berkolaborasi dengan Nirmana Award berhasil menghadirkan 14 pembicara dari berbagai bidang industri kreatif, yakni Yasser Rizki (Typography), Aprianto Pinarso (Nirmana Award), Enrico Halim (Patungan.net), Ari Ekotama (Kopikeliling), Beng Rahardian (Akademi Samali), Haryadhi (Design and 2D Animation), Aria Rajasa (Gantibaju.com), Andi Rharharha (Street Art), Ziad Sofyan (Design in Movie), Firman Machda (Motion by Design 3D), Chris Lie (Caravan Studio), Wedha (WPAP), Rizki Ramadhan (Card-to-Post), dan Darbotz (Street Artist Graffiti). Melalui berbagai sudut pandang mereka akan seni, baik yang tradisional, maupun digital, mereka telah menginspirasi para Pecha Kuchers yang hadir malam itu.

Haryadhi berbicara mengenai kisah perjalananya dalam mengeksplorasi dunia seni. “Saya awalnya adalah tanah liat, yang lembek dan nggak jelas bentuknya,” ujar Haryadhi. Banyak orang yang meremehkannya, namun dengan berbagai bentuk pembuktian dan prestasi, Haryadhi membuktikan bahwa ia mampu unjuk gigi dalam dunia seni di Indonesia, khususnya di bidang animasi 2D. 

Usai terinspirasi oleh perjalanan Haryadhi dalam industri kreatif, lalu giliran Aria Rajasa, sang pendiri Gantibaju.com yang angkat suara. Clothing line kreatif ini diharapkan dapat menjadi wadah para desainer berbakat asal Indonesia untuk menunjukan karyanya sekaligus meningkatkan reputasi mereka sebagai desainer berbakat. Terbukti, sebanyak 28,747 desainer telah mengirimkan karyanya. Wow! jumlah yang cukup mencengangkan ya!

Pembicara lainnya yang disambut meriah oleh para Pecha Kuchers adalah Ziad Sofyan, atau yang akrab disapa Emenk. Sebagai logo designer, ia mengungkapkan bahwa. desain suatu logo sangatlah penting dalam merepresentasikan identitas suatu brand. Lalu, dari manakah dia mendapat inspirasi? “Film,” pungkasnya. Kecintaannya terhadap film dari berbagai genre mampu memberikannya inspirasi yang begitu mendalam hingga begitu banyak klien yang tertarik untuk bekerjasama dengannya, baik dari dalam maupun luar negeri.

Yang paling ditunggu-tunggu, tidak lain adalah Wedha Abdul Rasyid dengan karya uniknya yang dijuluki WPAP. Dengan teknik penggunaan color blocking dan Pop Art, pria kelahiran tahun 1950 ini sangat menarik perhatian para Pecha Kuchers dan pembicara lainnya. “Seni harus terus maju, tidak boleh terjebak dalam ketradisionalan. Tidak hanya wayang yang dapat dikatakan Indonesia banget, kita harus mampu menciptakan sesuatu yang baru yang nantinya dapat dikatakan asli Indonesia juga.” Begitulah pesan dari Wedha, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para penonton yang begitu mengaguminya.

Empat belas pembicara dengan materi yang menarik dan edukatif, tentunya kembali membuktikan bahwa begitu banyak generasi muda Indonesia yang berbakat. Pecha Kucha Jakarta berharap agar semakin banyak generasi muda Indonesia yang terinspirasi dari acara ini dan dapat membuktikan hasil karyanya di kancah nasional maupun internasional.

Keep on inspiring people, dan sampai jumpa di Pecha Kucha Jakarta berikutnya!